IHSG Diperkirakan Sideways, Ada MBMA, BRMS hingga BUMI dalam Daftar Saham Unggulan BNI Sekuritas
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan Rabu (4/2/2026). Pergerakan indeks hari ini menyusul...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan Rabu (4/2/2026). Pergerakan indeks hari ini menyusul penguatan signifikan pada hari sebelumnya.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks memiliki kecenderungan bergerak di rentang terbatas.
โIHSG berpotensi untuk bergerak sideways hari ini,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Selasa (3/2/2026), IHSG parkir di level 8.122,597. Angka ini naik 199,866 poin atau melejit 2,52% dibanding penutupan Senin (2/2/2026) di level 7.922,731. Saat pembukaan perdagangan kemarin, indeks sempat menyentuh level 7.888,771.
Penguatan tajam tersebut diiringi aksi jual bersih oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar 760 miliar.
Sejumlah saham perbankan dan komoditas menjadi sasaran jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BMRI, BBCA, ANTM, BBRI, hingga TLKM.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.900-8.000. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 8.175-8.300.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. โTrading idea hari ini: MBMA, NCKL, CDIA, ARCI, BRMS, dan BUMI,โ imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya secara berurutan:
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026