Investor Wajib Waspada! BEI Temukan Pergerakan Aneh di Tiga Saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Investor pasar modal kembali diingatkan untuk berhati-hati. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya aktivitas perdagangan saham yang tidak biasa atau Unusual Market Act...
BEI juga meminta investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi. Seluruh informasi keterbukaan perusahaan tercatat dapat diakses melalui website resmi BEI di www.idx.co.id.
Harga Saham IMJS dan ASPI Naik, FORU Terjun Bebas
Sementara itu, pada perdagangan pagi ini, Jumat (7/3/2025) pukul 10.25 WIB, saham IMJS melonjak 6,19% atau naik 12 poin ke level Rp206 per lembar. Saham ini dibuka di Rp202 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp232 sebelum kembali bergerak di kisaran Rp206. Volume transaksi mencapai 134,61 juta saham dengan nilai total Rp29,39 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 11.687 kali.
Sepanjang tahun ini, harga saham IMJS bergerak dalam rentang Rp132 hingga Rp316 per lembar. Kapitalisasi pasar perusahaan tercatat Rp1,80 triliun dengan rasio price-to-earnings (P/E) sebesar 5,35. Sementara itu, dividend yield berada di level 0,36%.
Saham ASPI juga mengalami kenaikan pada pukul 10.34 WIB. Saham ASPI naik 4,03% atau 10 poin ke level Rp258 per lembar. Saham ini dibuka di Rp248 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp284 serta level terendah Rp190 sepanjang sesi perdagangan. Volume transaksi mencapai 12,61 juta saham dengan total nilai Rp3,22 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 2.393 kali. Kapitalisasi pasar ASPI tercatat sebesar Rp175,91 miliar. Dalam 52 minggu terakhir, harga saham ASPI bergerak dalam rentang Rp102 hingga Rp458 per lembar.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026