IPO JELI Sukses, Niramas Utama Raup Rp239,4 Miliar dan Catat Oversubscribe 273,37 Kali
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman berbasis kelapa dengan merek INACO, mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/7/2026). ...
Dana hasil IPO akan digunakan untuk empat kebutuhan utama. Sekitar 56,70% dialokasikan sebagai penyertaan modal kepada PT NPS untuk belanja modal guna meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly. Sekitar 10,04% digunakan untuk pembelian mesin dan peralatan produksi, termasuk peningkatan kapasitas gudang serta efisiensi logistik. Sebanyak 10,90% dipakai untuk membayar sebagian utang jangka pendek, sedangkan 22,36% sisanya menjadi modal kerja untuk mendukung operasional dan pertumbuhan usaha.
Chief Executive Officer PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menilai pencatatan saham INACO membuka peluang pertumbuhan baru bagi perusahaan.
"Kami meyakini pencatatan INACO di Bursa Efek Indonesia hari ini merupakan awal dari babak pertumbuhan baru yang menjanjikan. Dengan fondasi bisnis yang telah terbukti selama lebih dari tiga dekade, strategi ekspansi yang terstruktur, serta momentum efisiensi yang telah menghasilkan perbaikan profitabilitas signifikan, INACO memiliki semua elemen yang diperlukan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. PT Sucor Sekuritas bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan penting ini dan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan perusahaan-perusahaan Indonesia yang berkualitas di pasar modal," kata Bernadus.
Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp753,05 miliar. Penjualan turun 6,02% pada 2024 dan kembali turun 4,49% pada 2025. Meski demikian, laba tahun berjalan meningkat 592,50% pada 2024 dan kembali naik 235,50% pada 2025. Peningkatan tersebut didorong efisiensi operasional, optimalisasi biaya bahan baku, serta pengembangan portofolio produk dengan margin yang lebih tinggi.
Selama lebih dari tiga dekade, Perseroan mengembangkan bisnis makanan dan minuman berbasis kelapa dengan fasilitas produksi di Bekasi, Pontianak, Pandaan, dan Sukabumi. Produk INACO juga telah dipasarkan ke sejumlah negara, antara lain Australia, Kanada, Singapura, dan Amerika Serikat. Selain itu, Perseroan menjalankan komitmen keberlanjutan melalui pemberdayaan petani lokal sebagai pemasok bahan baku serta penciptaan lapangan kerja di berbagai wilayah operasional.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...