Komisaris AKPI Tambah Kepemilikan, Henry Liem Beli 13.700 Saham di Harga Rp490
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar reguler Bursa Efek Indonesia pada ta...
Henry Liem tercatat sebagai pemegang saham langsung dan menyatakan status kepemilikannya bukan sebagai pengendali perseroan.
Transaksi dilakukan pada 21 Juli 2026 dan seluruh saham yang diperdagangkan merupakan saham biasa. Total nilai pembelian mencapai sekitar Rp6,71 juta, sedangkan nilai penjualan sekitar Rp3,01 juta.
Pada perdagangan sesi I di BEI, Rabu 22 Juli 2026, saham AKPI tercatat stagnan di level Rp494 per unit. Selama periode sepekan, saham AKPI turun 2,08%. Jika dibandingkan antara harga 22 Juni 2026 sebesar Rp482 per unit terhadap penutupan Selasa kemarin, maka saham AKPI telah meningkat sebesar 2,48%.
- 1
- 2
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten