Konflik Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Meroket Hingga 7%
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak signifikan pada akhir perdagangan Senin (20/4/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (21/4/2026) WIB. Kenaikan tajam ini dipicu oleh serangan terha...
Aksi AS ini terjadi setelah Iran menyerang sebuah kapal tanker di Selat Hormuz pada hari Sabtu. Kapal cepat milik Garda Revolusi Iran menembaki tanker tersebut. Selain itu, sebuah kapal kontainer lainnya terkena proyektil yang tidak dikenal.
Laporan dari Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengonfirmasi rangkaian serangan tersebut. Hal ini membuat premi risiko terhadap pasokan minyak mentah dunia kembali meningkat drastis.
Warren Patterson, Head of Commodities Strategy di ING, memberikan analisanya melalui sebuah catatan riset. Ia menyoroti perubahan situasi yang sangat cepat di kawasan tersebut.
“Harga minyak sedang diombang-ambingkan oleh perkembangan di Timur Tengah sekali lagi, dengan apa yang tampak seperti de-eskalasi berubah dengan cepat menjadi re-eskalasi,” ujar Patterson.
Ketegangan politik juga terus meningkat melalui pernyataan resmi Gedung Putih. Donald Trump kembali mengancam akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Langkah ini akan diambil jika para pemimpin Iran tidak mau menerima kesepakatan dengan AS.
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%