Membengkak 105,98%, Chandra Asri Rugi US$69,16 Juta di 2024, Ini Pemicunya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Langkah manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) untuk memperbaiki kinerja keuangan Perseroan tampak belum membuahkan hasil positif. Buktinya, hingga akhir tahun 2024, TP...
Bacakan Artikel
TPIA memiliki total kewajiban sebesar US$2,72 miliar per Desember 2024, naik 4,02% dari US$2,62 miliar per Desember 2023. Ini terdiri atas kewajiban jangka pendek sebesar US$821,15 juta, dan kewajiban jangka panjang US$1,90 miliar. Adapun jumlah ekuitas TPIA per Desember 2024 sebesar US$2,93 miliar. (konrad)
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia