MNC Kapital (BCAP) Siap Gelar Right Issue dan Private Placement, Tunggu Keputusan RUPS
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan, Perseroan berencana untuk menggelar penawaran umum terbatas (PUT) atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banya...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan, Perseroan berencana untuk menggelar penawaran umum terbatas (PUT) atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 25.571.310.555 unit saham dengan nominal Rp100 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Jumlah right issue ini sekitar 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD.
Selain itu, Perseroan juga berencana untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PTHMETD) atau private placement sebanyak 4.261.885.092 unit dengan nilai nominal Rp100 per unit. Jumlah PMTHMETD ini sekitar 10% dari modal disetor BCAP.
Adapun kedua aksi korporasi yang bakal digelar Perseroan tersebut masih menunggu keputusan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemgang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) BCAP yang akan diselenggarakan pada Kamis, tanggal 25 Juni 2026.
Pelaksanaan penambahan modal dengan HMETD dan PMTHMETD tidak dilakukan secara bersamaan, dimana pelaksanaannya dilakukan dalam batas periode yang diizinkan oleh POJK. Perseroan akan senantiasa memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya dengan memperhatikan ketentuan mengenai daftar pemegang saham yang berhak untuk melaksanakan Modal Dengan HMETD.
Dana hasil right issue untuk modal kerja, entitas anak, dan peningkatan setoran modal kepada entitas anak untuk pengembangan bisnis usaha dan digital financial services. Rincian pemanfaatan dana ini akan ditentukan dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan perseroan dan entitas anak, dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis.
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten