Peringatan BEI: Saham TCPI Mengalami Unusual Market Activity!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengeluarkan peringatan terkait pola transaksi tidak biasa pada saham PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI). Peringatan ini menandakan adanya...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengeluarkan peringatan terkait pola transaksi tidak biasa pada saham PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI). Peringatan ini menandakan adanya potensi aktivitas pasar yang tidak lazim, atau yang dikenal dengan istilah Unusual Market Activity (UMA).
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran hukum. "Informasi ini bertujuan untuk melindungi investor dengan menginformasikan mereka tentang aktivitas yang tidak biasa," ujar Yulianto, dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (23/7/2024).
Peringatan terkait TCPI ini pertama kali muncul pada 10 Juli 2024 di situs resmi BEI. Sebelumnya, BEI juga telah mengeluarkan peringatan serupa pada 21 Maret 2024 terkait saham yang sama.
Saat ini, BEI terus memantau perkembangan pola transaksi saham TCPI. Yulianto mengingatkan investor untuk lebih berhati-hati. โKami meminta investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan terhadap permintaan konfirmasi dari BEI. Selain itu, penting untuk mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya,โ jelas Yulianto.
Investor juga disarankan untuk menilai kembali rencana corporate action perusahaan jika belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal ini untuk memastikan bahwa keputusan investasi diambil berdasarkan informasi yang akurat dan terpercaya.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026