Perkuat Pengembangan PIK 2, Bangun Kosambi Sukses Suntik Modal Anak Usaha Rp2 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menambah penyertaan modal kepada entitas anaknya, PT Mega Andalan Sukses (MAS). Emiten properti ini menyuntikkan dana segar senilai Rp 2 t...
Manajemen juga menambahkan pandangannya terkait potensi kawasan tersebut.
"Perseroan memandang bahwa industri properti memiliki potensi yang dapat berdampak positif bagi pengembangan bisnis Perseroan dan menciptakan sinergi bisnis yang optimal khususnya pada pengembangan kawasan PIK2 sehingga Perseroan dan entitas anak Perseroan dapat mengambil sebagain besar potensi keuntungan yang dihasilkan di masa yang akan datang sehingga pada akhirnya hal tersebut dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan," tambah manajemen.
Transaksi ini telah melalui penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). KJPP Kusnanto & Rekan memberikan pendapat bahwa transaksi ini adalah wajar. Sementara itu, KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan melakukan penilaian terhadap aset properti MAS.
Aset MAS berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Berdasarkan penilaian per 30 Juni 2025, nilai pasar properti milik MAS tersebut mencapai Rp 22,970 triliun.
Dewan Komisaris dan Direksi CBDK memastikan transparansi aksi korporasi ini. Mereka menyatakan transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan. Prosedur yang dijalankan telah sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...