Realisasikan Keuntungan, Komisaris AKPI Henry Liem Jual 13.700 Saham Perusahaan di Harga Rp535
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk AKPI), Henry Liem, telah merealisasikan keuntungan investasi dengan menjual 13.700 lembar saham perusahaan melalui Bursa Efek In...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk AKPI), Henry Liem, telah merealisasikan keuntungan investasi dengan menjual 13.700 lembar saham perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia pada 25 Mei 2026. Harga per lembar saham AKPI sebesar Rp535 dengan nilai transaksi Rp7,32 juta.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke Bursa Efek Indonesia, Selasa 26 Mei 2026, tujuan Henry Liem menjual saham AKPI adalah merealisasikan keuntungan investasi.
Pasca penjualan tersebut, kepemilikan Henry Liem terhadap saham AKPI turun menjadi 12.777.569 unit (2,087%), dari sebelumnya 12.791.359 unit (2,0892%).
Pada perdagangan sesi pertama di Bursa Efek Indonesia, Selasa 26 Mei 2026, saham AKPI tercatat turun 0,96% menjadi Rp515 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp520 per unit.
Selama perdagangan sepekan, harga saham AKPI stagnan di Rp520. Jika dibandingkan dengan harga AKPI pada 27 April 2026 sebesar Rp540 per unit, maka saham tersebut telah turun sebesar 3,7%.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten