Saling Menunjang! Sinar Mas Multiartha Guyur Pinjaman ke Anak Usaha, Buat Apa?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Mas MultiarthaTbk (SMMA) memberikan pinjaman sebesar Rp121 miliar kepada PT Sinar Mas Multifinance (SMMF), anak perusahaan Perseroan dengan kepemilikan mencapai 99,4...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Mas MultiarthaTbk (SMMA) memberikan pinjaman sebesar Rp121 miliar kepada PT Sinar Mas Multifinance (SMMF), anak perusahaan Perseroan dengan kepemilikan mencapai 99,44% saham.
Agus Leman Gunawan, Direktur SMMA dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/7/2025) mengemukakan, pinjaman untuk menunjang operasional SMMF itu, disepakati para pihak pada 15 Juli 2025, memiliki tenor lima tahun dengan bunga 9% per tahun.
Menurut Agus, pinjaman ini wajib dibayarkan oleh Sinar Mas Multifinance kepada Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) setiap akhir bulan atau pada saat jatuh tempo.
Agus menegaskan, pinjaman ini tidak melebihi 20% dari ekuitas Perseroan sehingga bukan merupakan transaksi material dan benturan kepentingan. SMMF adalah perusahaan di bidang pembiayaan sewaguna usaha dan anjak piutang.
Selain itu, papar Agus, transaksi tersebut juga tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan proyeksi keuangan, hukum, serta kelangsungan usaha Perseroan.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...