Seluruh Dewan Pengawas dan Direktur Unit Syariah BNGA Mundur, Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan, pengunduran diri Ketua Dewan Pengawas dan Anggota Unit Usaha Syariah serta Direktur bank swasta papan atas tersebut secar...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan, pengunduran diri Ketua Dewan Pengawas dan Anggota Unit Usaha Syariah serta Direktur bank swasta papan atas tersebut secara bersamaan.
Menurut Fransiska Oei, Direktur dan Corporate Secretary BNGA dalam keterangan, Kamis (26/6/2025), Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) beserta, Prof. Dr. Fathurrahman Djamil, dan Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego, M.Ec., masing-masing selaku Anggota DPS Perseroan.
Pada saat yang bersamaan, jelas Fransiska, Perseroan juga menerima surat pengunduran diri Pandji P. Djajanegara dari jabatannya selaku Direktur Perseroan yang membawahi Perbankan Syariah.
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten