Seminggu Usai JP Morgan Naikkan Rating, Saham BBNI Meroket! Kalahkan Tiga Bank Besar, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI mencatat lonjakan tajam sepekan terakhir. Sejak JP Morgan menaikkan rating saham BBNI dari “Neutral” menjadi “Overweigh...

Seminggu Usai JP Morgan Naikkan Rating, Saham BBNI Meroket! Kalahkan Tiga Bank Besar, Ada Apa?
Bacakan Artikel

BNI juga terus melakukan perbaikan kualitas aset sebagai bagian dari transformasi bisnisnya. Hal ini terlihat dari membaiknya rasio Non-Performing Loan (NPL) dan Loan at Risk (LAR), serta efisiensi cost of credit dalam jangka panjang. JP Morgan memproyeksikan Return on Equity (ROE) BBNI akan tumbuh secara sehat di masa depan.

  1. Potensi Pemulihan dalam Jangka Menengah

JP Morgan mengakui bahwa tantangan likuiditas masih menjadi perhatian utama. Namun, mereka optimistis bahwa kebijakan makroekonomi Indonesia yang mendorong pertumbuhan GDP tinggi, baik secara riil maupun nominal, akan menciptakan pemulihan struktural bagi sektor perbankan.

Meski masih ada risiko seperti tekanan biaya dana (Cost of Fund) yang tinggi dan potensi volatilitas jangka pendek, JP Morgan menilai faktor-faktor ini sudah tercermin dalam harga saham saat ini. Oleh karena itu, mereka melihat BBNI sebagai pilihan menarik bagi investor yang mencari saham undervalued dengan potensi kenaikan harga yang signifikan.

Salah satu strategi yang menarik perhatian JP Morgan adalah upaya BBNI memperbaiki struktur pendanaan (liability franchise) melalui platform digital Wondr. Meskipun butuh waktu dan biaya untuk implementasinya, strategi ini diharapkan mampu meningkatkan Net Interest Margin (NIM) dan ROE BBNI.

Dengan valuasi yang menarik, fundamental yang mulai stabil, serta strategi bisnis yang berfokus pada profitabilitas jangka panjang, JP Morgan melihat BBNI sebagai saham yang patut diperhitungkan. Peningkatan rating menjadi “Overweight” menunjukkan keyakinan bahwa saham ini memiliki prospek lebih baik dibanding sebelumnya. Kini, para investor menunggu bagaimana BBNI menjalankan strateginya untuk mempertahankan momentum positif ini.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: