Sisi Gelap Reality Show Married at First Sight Australia Terungkap, Peserta Dipasangkan dengan Pelaku Kriminal
STOCKWATCH.ID (SYDNEY) โ Sejumlah bintang acara Married at First Sight (MAFS) Australia merasa tidak aman. Mereka merasa tidak dilindungi pihak penyelenggara acara. Para peserta tidak diberitahu pasan...
STOCKWATCH.ID (SYDNEY) โ Sejumlah bintang acara Married at First Sight (MAFS) Australia merasa tidak aman. Mereka merasa tidak dilindungi pihak penyelenggara acara. Para peserta tidak diberitahu pasangan mereka memiliki catatan kriminal.
Hal ini terungkap dalam investigasi BBC baru-baru ini. Sembilan mantan peserta kini menuntut perbaikan sistem pemeriksaan latar belakang. Mereka meminta acara tersebut berhenti melibatkan individu dengan riwayat kriminal.
Sierah Swepstone merupakan salah satu peserta musim tahun lalu. Ia dipasangkan dengan Billy Belcher. Billy ternyata pernah dihukum karena kasus narkoba di Perth pada 2014.
Sierah baru mengetahui fakta tersebut setelah acara selesai. Ia merasa produser telah mengecewakannya. "Harus ada persetujuan yang didasari informasi," ujar Sierah.
Ia menilai risiko tersebut seharusnya tidak dibebankan kepada peserta. "Anda tidak seharusnya ditinggalkan sendirian dengan orang asing yang memiliki catatan kriminal," kata Sierah.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Buntut Bentrokan Usai Final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina Terancam Sanksi F...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro