Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertinggi 8,25%
STOCKWATCH.ID Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertinggi 8,25%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp952,19 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 sebesar Rp302,16 miliar. Total dana yang dihimpun melalui penerbitan kedua instrumen tersebut mencapai Rp1,25 triliun.
Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan VII dengan target penghimpunan dana Rp20 triliun serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan target sisa imbalan ijarah Rp8 triliun.
Dalam informasi tambahan yang disampaikan ke BEI, Senin 3 Agustus 2026, Manajemen Perseroan menawarkan obligasi dalam dua seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp281,695 miliar dengan bunga tetap 8% per tahun dan tenor tiga tahun. Sementara Seri B senilai Rp670,495 miliar menawarkan bunga tetap 8,25% per tahun dengan tenor lima tahun.
Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan. Pembayaran bunga pertama pertama dijadwalkan pada 6 November 2026. Adapun pelunasan pokok dan pembayaran bunga terakhir dilakukan pada 6 Agustus 2029 untuk Seri A serta 6 Agustus 2031 untuk Seri B.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten