Triniti Properti (TRIN) Kantongi Rp5,39 Miliar dari Pengalihan Saham Buyback
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) sukses mengantongi dana segar Rp5,39 miliar dari hasil penjualan saham simpanan atau treasury. Dana tersebut terkumpul dari pengalihan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) sukses mengantongi dana segar Rp5,39 miliar dari hasil penjualan saham simpanan atau treasury. Dana tersebut terkumpul dari pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback). TRIN melepas jutaan lembar saham selama periode Juni 2026.
Berdasarkan laporan perusahaan, TRIN menjual 13.341.800 lembar saham. Aksi korporasi ini berlangsung mulai 8 Juni hingga 30 Juni 2026. Harga penjualan rata-rata dipatok pada level Rp385 per saham. Angka ini lebih tinggi dari harga rata-rata saat perusahaan melakukan buyback.
Dahulu, TRIN membeli kembali sahamnya pada harga rata-rata Rp280 per lembar. Masa pembelian tersebut terjadi pada 18 Februari 2022 hingga 23 Mei 2022. Dalam pelaksanaan transaksi ini, TRIN menggandeng anggota bursa pelaksana. Perusahaan menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia untuk menjual saham tersebut di Bursa Efek.
Corporate Secretary TRIN, Citra Chandrika G. Putri menyampaikan detail laporan ini kepada pihak regulator. Pelaporan ini merujuk pada aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Bersama ini Kami sampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Pengalihan Saham Hasil Pembelian Kembali Saham PT Perintis Triniti Properti Tbk periode 08 Juni 2026 hingga 30 Juni 2026,” tulis Citra dalam keterangannya. Dikutip Kamis (2/7/2026).
Penjualan dilakukan secara bertahap dalam 11 hari perdagangan. Harga tertinggi terjadi pada 10 Juni 2026. Saat itu, saham TRIN terjual di harga Rp529,33 per lembar. Total dana yang diperoleh perusahaan mencapai Rp5.398.226.418. Perusahaan melaporkan tidak ada kerugian dari kegiatan pengalihan saham ini. Meski sudah menjual banyak saham, TRIN masih memiliki sisa stok. Tercatat masih ada 41.561.300 lembar saham hasil buyback yang belum dialihkan.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini