Usai Angkat Keponakan Prabowo jadi Komut, BEI Tegur TRIN Soal Komisaris Independen! Ini Respon Manajemen
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memberikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini berkaitan dengan pemenuhan ketentuan ju...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memberikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini berkaitan dengan pemenuhan ketentuan jumlah Komisaris Independen dalam jajaran pengurus perusahaan. Emiten properti tersebut saat ini sedang menyiapkan langkah strategis untuk mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku.
Persoalan ini bermula dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Desember 2025. Dalam RUPSLB tersebut, TRIN mengangkat satu orang komisaris baru yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama perseroan. Asal tahu saja, Rahayu merupakan keponakan kandung Presiden Prabowo Subianto. Ia adalah putri dari pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo. Hashim sendiri merupakan adik kandung Prabowo.
Langkah ini membuat jumlah Dewan Komisaris TRIN bertambah menjadi 4 orang. Namun, saat ini perusahaan hanya memiliki 1 orang Komisaris Independen.
Kondisi tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33/POJK.04/2014. Aturan ini mewajibkan emiten memiliki Komisaris Independen paling kurang 30% dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris. Dengan total 4 orang pengurus, TRIN minimal harus memiliki 2 orang Komisaris Independen untuk mencapai ambang batas tersebut.
Saat ini, susunan Dewan Komisaris TRIN dipimpin oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo selaku Komisaris Utama. Jabatan Komisaris diisi oleh Septian Starlin dan Dr. Ir. Matius Jusuf MM, MBA. Sementara itu, posisi Komisaris Independen dijabat oleh Henry Susanto.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...