STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, berlokasi di Cikarang Pusat, meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1,6 triliun pada tahun 2025. Pencapaian ini sekitar 88% dari target marketing sales tahun 2025 sebesar Rp1,81 triliun.
Menurut Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, penjualan lahan industri menjadi penyumbang utama atas pencapaian prapenjualan tersebut. “Perseroan menjual sekitar 46 hektar lahan industri di tahun 2025,” kata Tondy dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).
Tondy menambahkan, sektor industri Data Center menjadi kontributor terbesar yaitu sekitar 60% dari penjualan lahan industri kami di tahun 2025, di samping sektor FMCG, F&B dan sektor lainnya. Selain penjualan pada sektor industri, prapenjualan Perseroan pada tahun 2025 ini didukung pula oleh penjualan sektor komersial serta penjualan pada sektor hunian yaitu berupa rumah tapak.
Seiring dengan situasi global pada tahun 2025, khususnya ketidakpastian ekonomi dunia, suhu geopolitik yang masih tinggi, dan kebijakan tarif resiprokal internasional, serta kejadian luar biasa di Indonesia pada pertengahan tahun 2025 ini cukup berdampak pada minat investasi dari investor asing.
Namun demikian, Perseroan tetap mengupayakan layanan terbaik bagi konsumennya. Pada tahun 2025 telah beroperasi Security, Fire, and Command Center sebagai bentuk inovasi di bidang keamanan digital.
Beroperasinya Water Treatment Plant (WTP) Recycle yang dikelola secara mandiri sebagai dukungan terhadap program Zero Run Off Water Discharge. Untuk mendukung program Zero Waste, Perseroan mengoperasikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).
Perseroan berkomitmen untuk tetap mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersialnya untuk mewujudkan misi jangka panjang Perseroan dalam mengembangkan Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu modern dan ramah lingkungan dan sebagai pusat regional di timur Jakarta, serta untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan.
