Rata-Rata Transaksi Harian Bursa Melejit 15%, Emiten Otomotif hingga Kertas Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini menunjukkan tren positif. Nilai rata-rata transaksi harian hingga volume perdagangan tercatat mengalam...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini menunjukkan tren positif. Nilai rata-rata transaksi harian hingga volume perdagangan tercatat mengalami kenaikan signifikan di tengah perubahan indeks saham.
Data BEI periode 23-27 Februari 2026 menunjukkan rata-rata nilai transaksi harian bursa melonjak 15,31%. Angkanya naik menjadi Rp14,91 triliun dari Rp12,93 triliun pada pekan sebelumnya.
Peningkatan juga dialami rata-rata volume transaksi harian sebesar 8,55% menjadi 51,02 miliar lembar saham. Meskipun frekuensi transaksi harian berkurang 3,72%, pasar tetap ramai dengan adanya delapan pencatatan efek baru berupa obligasi dan sukuk.
PT Indomobil Finance Indonesia mencatatkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2026 senilai Rp2,5 triliun pada Rabu (25/2). Pada hari yang sama, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry turut mencatatkan obligasi dan sukuk dengan nilai pokok masing-masing Rp1,05 triliun dan Rp1,55 triliun.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan perdagangan pekan ini memang diramaikan oleh berbagai instrumen utang dari emiten besar. Hal ini memberikan pilihan investasi yang lebih beragam bagi para pelaku pasar.
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...