Rebound IHSG Berlanjut, Ini Saham-saham Rekomendasi BNI Sekuritas!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melanjutkan penguatan (rebound) pada perdagangan saham Selasa (7/11/2023). Demikian dikemukakan...

Rebound IHSG Berlanjut, Ini Saham-saham Rekomendasi BNI Sekuritas!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melanjutkan penguatan (rebound) pada perdagangan saham Selasa (7/11/2023). Demikian dikemukakan oleh Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini. Pada penutupan perdagangan Senin (6/12/2023), IHSG berakhir menguat 1,33% menjadi 6.878 poin. Ini disertai dengan net buy investor asing sebesar Rp467 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, GOTO, BBRI, AMMN, dan BMRI. โ€œHari ini IHSG berpotensi melanjutkan rebound setelah data unemployment US naik di atas proyeksi. Level support IHSG berada di 6.830-6.850 dan level resist IHSG berada di 6.900-6.950,โ€ ujar Fanny. Untuk perdagangan hari ini, kata Fanny, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham berikut: 1.MYOR: Spec Buy Support di Rp 2600, cutloss jika break di bawah Rp 2.560. Jika tidak break di bawah Rp 2.600, potensi naik ke Rp 2.670-2.720 short term. 2.AMMN: Buy if Break Rp 6.900 Resistance di Rp 7150-7250 short term. Support di Rp 6600, cutloss jika break di bawah Rp 6500. 3.UNTR: Spec Buy Support di Rp 23.500, cutloss jika break di bawah Rp 23.400. Jika tidak break di bawah Rp 23.500, potensi naik ke Rp 24.100-24.400 short term. 4.BREN: Buy if Break Rp 4300 Resistance di Rp 4.500-4.640. Support di Rp 4.150, cutloss jika break di bawah Rp 4.070. 5.MAPI: Buy on Weakness Support di Rp 1.650, cutloss jika break di bawah Rp 1.600. Jika tidak break di bawah Rp 1.600, potensi naik ke Rp 1.720-1.770 short term. 6.DRMA: Buy on Weakness Support di Rp 1.420, cutloss jika break di bawah Rp 1.370. Jika tidak break di bawah Rp 1.370, potensi naik ke Rp 1.530-1.630 short term.