Reorganisasi, Inocycle Technology Siap Jual Aset Tetap Senilai Rp105 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) berencana menjual aset tetap kepada PT Urecel Indonesia, entitas anak Perseroan dengan kepemilikan saham mencapai 45,80%. Pe...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) berencana menjual aset tetap kepada PT Urecel Indonesia, entitas anak Perseroan dengan kepemilikan saham mencapai 45,80%.
Perjanjian pengikatan jual beli aset tetap ini ditandatangani oleh Jaehyuk Choi, Direktur Utama Perseroan selaku Penjual dan Victor Seng Hyeok Choi, Presiden Direktur PT Urecel Indonesia selaku Pembeli pada 20 Desember 2024. “Nilai transaksi ini mencapai Rp105 miliar,” tulis Direksi INOV dalam keterangannya.
Berdasarkan kesepakatan para pihak, pembayaran atas transaksi jual beli aset tetap tersebut akan dilakukan dalam 2 tahap. Pembayaran tahap pertama sebesar 5% dari harga transaksi atau sekitar Rp5,25 miliar. Sedangkan pembayaran tahap kedua berupa pelunasan sebesar Rp99,75 miliar.
Aset tetap itu terdiri dari tanah, bangunan berupa pabrik, dan sarana pelengkap dengan luas tanah 47.651 meter persegi dan luas bangunan sekitar 23.307 meter persegi dengan penggunaan saat ini sebagai Pabrik. Lokasi obyek transaksi di Kp. Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
Menurut Direksi INOV, alasan dan pertimbangan dilakukan transaksi ini adalah dalam rangka reorganisasi atau restrukturisasi dan atau pengelompokkan aset yang dimiliki dan/atau dikelola oleh Perseroan, sehingga akan memaksimalkan aset sesuai dengan fungsinya. Adapun aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan saat ini merupakan aset non-operasional yang telah disewakan kepada afiliasi. Aset ini tidak digunakan dalam operasional utama Perseroan dan hanya menghasilkan pendapatan sewa dari anak perusahaan tersebut.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...