Resmi Listing di BEI, Saham Mandiri Herindo Adiperkasa Mentok ARA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) resmi melakukan pencatatan (listing) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini Selasa (25/7/2023) sebagai emiten ke-51 tahun 2023...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) resmi melakukan pencatatan (listing) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini Selasa (25/7/2023) sebagai emiten ke-51 tahun 2023.
Pada saat pembukaan perdagangan, harga saham MAHA terpantau terus menanjak hingga menyentuh auto rejection atas (ARA).
Dalam aksi korporasi ini, MAHA menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku penjamin pelaksanaan emisi efek.
Pada tahun 2022, MAHA berhasil mengangkut sebanyak 43,5 juta ton batu bara. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,6 Triliun atau meningkat sebesar 24,5% dibandingkan tahun 2021. Pendapatan Perseroan telah meningkat secara signifikan sejak tahun 2020, dengan CAGR 2020-2022 sebesar 38,3%. Seiring dengan peningkatan pendapatan usaha, Adapun laba bersih usaha tercatat sebesar Rp189,84 miliar, lebih tinggi 60,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama MAHA, Yenny Hamidah Koean menyampaikan IPO ini dapat mendukung MAHA untuk meningkatkan serta mengembangkan layanan jasa, sehingga MAHA secara konsisten selalu menjadi penyedia jasa pertambangan terbesar yang andal dan terpercaya.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026