Rilis Lapkeu 2024, Indofood Sukses Makmur Cetak Laba Rp11,34 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp115,79 triliun pada 2024, tumbuh 4%, dari Rp111,70 triliun pada tahun 2023. Men...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp115,79 triliun pada 2024, tumbuh 4%, dari Rp111,70 triliun pada tahun 2023.
Menurut Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer INDF, laba usaha Perseroan naik 17% jadi Rp23,09 triliun, dari Rp19,66 triliun dan margin laba usaha meningkat menjadi 19,9% dari 17,6%. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, laba inti yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan meningkat 16% menjadi Rp11,34 triliun, dari Rp9,78 triliun.
Anthoni mengatakan, tahun 2024 merupakan tahun yang solid bagi Indofood, dengan pertumbuhan penjualan neto dan profitabilitas yang didukung oleh kegiatan operasional yang terintegrasi secara vertikal serta posisi pasar yang kuat.
โDi tahun 2025, ย kami akan terus fokus dalamย menghasilkan pertumbuhan secara organik, serta menjaga keseimbangan pangsa pasar dengan profitabilitas dan neraca yang sehat,โ kata Anthony dalam keterangan tertulisnya.
Seperti diketahui, dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood Sukses Makmur memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnis yang terdiri dari empat kelompok usaha strategis.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan