Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Syariah Indonesia, Erick Thohir Tunjuk Muliaman D. Hadad jadi Komut!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Usai terkena serangan siber yang berimbas pada terganggunya seluruh layanan perbankan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) selama beberapa hari, Menteri Badan Usaha Milik Nega...
Adapun susunan komisaris perseroan pasca RUPST menjadi : • Komisaris Utama/Independen: Muliaman D. Hadad* • Wakil Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim • Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat • Komisaris Independen: Mohamad Nasir • Komisaris Independen: M. Arief Rosyid Hasan • Komisaris: Masduki Baidlowi • Komisaris: Imam Budi Sarjito • Komisaris: Sutanto • Komisaris: Suyanto • Komisaris: Abu Rokhmad*
Sedangkan susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut: • Direktur Utama: Hery Gunardi • Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta • Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari • Direktur Retail Banking: Ngatari • Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna • Direktur Information Technology: Saladin D. Effendi* • Direktur Risk Management: Grandhis Helmi H.* • Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi • Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho • Direktur Treasury & International Banking: Moh. Adib
Adapun susunan dewan pengawas syariah : • Ketua : Dr. KH. Hasanudin, M.Ag • Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH • Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, M.A • Anggota : Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, MS
Penunjukan pengurus perusahaan tersebut berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perubahan susunan pengurus perseroan tersebut juga diharapkan semakin mendukung penguatan transformasi digital dan transfornasi culture yang dilakukan BSI guna mendorong akselerasi bisnis, memperkuat kontribusi BSI dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, serta mendukung langkah pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun