Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

Rugi Indofarma Membengkak 1.040% pada 2022

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indofarma Tbk (INAF) masih merugi Rp428,46 miliar pada 2022, meningkat signifikan hingga 1.040% jika dibandingkan rugi Rp37,58 miliar pada tahun 2021.

Peningkatan kerugian INAF, menurut laporan keuangan Desember 2022  yang diumumkan Senin (3/4), disebabkan, oleh penurunan penjualan emiten farmasi tersebut sebesar 60,68% jadi Rp1,11 triliun, dari Rp2,90 triliun tahun 2021.

Seiring penjualan, beban pokok penjualan (INAF juga turun 48,97% jadi Rp1,25 triliun, dari Rp2,45 triliun pada 2021. Namun, Perseroan menderita rugi kotor Rp110,11 miliar pada 2022, dari tahun sebelumnya laba kotor Rp451,65 miliar.

Adapun rugi usaha emiten BUMN farmasi tersebut mencapai Rp479,54 miliar pada 2022. Di tahun 2021, INAF mencatat laba usaha Rp51,98 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru