RUPO Disetujui, Suspensi Saham WSBP Tinggal Tunggu Waktu Dicabut
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sudah bisa bernafas lega. Pasalnya, suspensi saham Perseroan tinggal menunggu waktu saja dibuka oleh Bursa Efek Indonesia (BEI)...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sudah bisa bernafas lega. Pasalnya, suspensi saham Perseroan tinggal menunggu waktu saja dibuka oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring tercapainya kesepakatan para pemegang obligasi.
Untuk diketahui, para pemegang obligasi dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) WSBP yang diselenggarakan di Gedung Waskita Rajawali Tower, Jakarta, Rabu (15/2/2023), menyetujui perubahan Perjanjian Perwaliamanatan (PWA) atas 2 seri obligasi. Adapun nilai total surat utang
yang telah disetujui dalam pemungutan suara tersebut mencapai Rp2 triliun.
Sementara itu, perubahan PWA tersebut mencakup penyesuaian isi PWA dengan ketentuan Perjanjian Perdamaian WSBP yang telah berkekuatan hukum tetap.
Fandy Dewanto, Vice President Corporate Secretary WSBP, mengapresiasi para pemegang obligasi atas kepercayaan yang diberikan kepada WSBP. “Manajemen WSBP mengapresiasi kepercayaan dan kerjasama yang baik dari seluruh pemegang obligasi selama proses restrukturisasi,” ungkap Fandy.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini