back to top

Saat Saham ASRI Turun, Direkturnya Justru Serok 2 Juta  Lembar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI),  Joseph Sanusi Tjong memborong 2.000.000 lembar atau sekitar 0,01% dari total modal ditempatkan  saham perusahaan properti tersebut. Transaksi dilakukan Joseph Sanusi Tjong melalui di Bursa Efek Indonesia (BEI)  pada tanggal 28 Januari 2026.

Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Senin 02 Februari 2026, Joseph Sanusi  Tjong membeli saham ASRI pada harga Rp161 per lembar sehingga menggelontorkan dana sebesar Rp322 juta.  Tujuan transaksi adalah menambah investasi langsung atas saham tersebut.

Sebelum dilakukan transaksi, Joseph Sanusi  Tjong menggenggam 1.420.000 atau setara 0,01% saham ASRI. Adapun setelah transaksi tersebut, kepemilikan Joseph Sanusi  Tjong atas ASRI meningkat menjadi  3.420.000 lembar  atau  0,02% saham.

Saham ASRI  pada perdagangan sesi I, Senin 02 Februari  2026 tercatat turun 4,46% menjadi Rp150 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp157 per unit. Selama sepekan, saham ASRI  turun 9,24%. Selama perdagangan 2 Januari-30 Januari 2026, saham ASRI turun 3,68%, dari Rp163 per unit jadi Rp157 per unit.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) merupakan pengembang properti terintegrasi yang mengembangkan kawasan residensial dan komersial di atas lahan seluas 800 hektare di Serpong. Perusahaan tersebut  didirikan pada tanggal 3 November 1993 dengan nama PT Adhihutama Manunggal.

Hingga tahun 2016, Alam Sutera telah mengembangkan 37 klaster hunian dan 2 gedung apartemen seni kota mandiri Alam Sutera. Setiap cluster terdiri dari 150-300 rumah. Kota ini juga didukung oleh fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, universitas, pusat olah raga, dll. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Perbarui Daftar Saham Pemantauan Khusus, Dua Emiten Ini Jadi Sorotan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru