Saham Empat Emiten Melonjak Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Waspada
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya lonjakan harga saham yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada empat emiten. Keempat emiten tersebut adalah PT Er...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya lonjakan harga saham yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada empat emiten. Keempat emiten tersebut adalah PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran di pasar modal. Namun, BEI sedang mencermati pola transaksi saham keempat emiten tersebut untuk melindungi investor.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA tersebut, kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham," ujar Aji, dalam keterbukaan informasi Jumat (17/1/2025).
Pada saham DOOH, informasi terakhir yang dirilis adalah laporan penggunaan dana hasil penawaran umum yang dipublikasikan pada 16 Januari 2025. Sementara itu, untuk GRPM, informasi terakhir adalah pencatatan saham pada tanggal yang sama.
Saham GULA menjadi perhatian khusus karena sebelumnya telah dua kali masuk daftar UMA pada 23 September 2024 dan 12 Juni 2024. Informasi terakhir terkait emiten ini adalah laporan penggunaan dana hasil penawaran umum pada 7 Januari 2025.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...