back to top

Samuel Sekuritas Lepas 541 Juta Saham BKSL, Porsi Kepemilikan Susut Jadi 4,94%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan pengurangan kepemilikan sahamnya di PT Sentul City Tbk (BKSL). Transaksi penjualan saham ini berlangsung pada 17 Desember 2025. Laporan perubahan kepemilikan tersebut disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis, 18 Desember 2025.

Berdasarkan data yang dilaporkan, Samuel Sekuritas melepas sebanyak 541.417.300 lembar saham BKSL. Transaksi ini dilakukan dengan status kepemilikan saham langsung. Tujuan dari transaksi tersebut tercatat sebagai Repo (Repurchase Agreement).

Sebelum transaksi, Samuel Sekuritas menggenggam 8.818.260.954 lembar saham BKSL. Jumlah tersebut setara dengan 5,26% dari total saham beredar perseroan.

Pasca transaksi, jumlah saham yang dimiliki berkurang menjadi 8.276.843.654 lembar. Persentase kepemilikan pun menyusut menjadi 4,94%.

Dalam laporan tersebut, tidak dicantumkan harga pelaksanaan per lembar saham. Sehingga, nilai total transaksi tidak dapat dihitung secara pasti. Namun, sebagai gambaran, jika mengacu pada harga penutupan saham BKSL di pasar pada tanggal transaksi (17 Desember 2025) yang berada di level Rp 136 per saham, maka estimasi nilai transaksi ini bisa mencapai sekitar Rp 73,6 miliar.

Manajemen Samuel Sekuritas menegaskan bahwa perubahan kepemilikan ini tidak mengubah status pengendalian perusahaan.

“Keterangan Pengendali: Tidak,” tulis manajemen dalam dokumen pelaporan keterbukaan informasi di laman Bursa, Kamis (18/12/2025).

Mereka juga memastikan tidak ada niatan untuk mempertahankan pengendalian atas emiten properti tersebut melalui transaksi ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Saham Tinta BLUE Dibeli Raksasa Hong Kong, Siap Pindah Jalur ke Bisnis Baterai Listrik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Peta persaingan industri nikel dan baterai...

Komisaris MDKA Andrew Phillip Starkey Belanja Lagi 150.000 Lembar Saham Perusahaan Senilai Rp481 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Komisaris  PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), Andrew...

BEI Rombak Papan Pemantauan Khusus: 2 Saham Bebas dan 1 Emiten Besar Malah Masuk Kandang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru