back to top

Sehari Disuspensi karena Lonjakan Harga Tajam, BEI Buka Kembali Perdagangan Saham ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) mulai sesi I pada Selasa, 28 Oktober 2025. Pembukaan kembali ini dilakukan setelah sehari sebelumnya saham SOHO disuspensi akibat lonjakan harga yang signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan keputusan tersebut dalam keterbukaan informasi. “Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00341/BEI.WAS/10-2025 tanggal 24 Oktober 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO), maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 28 Oktober 2025,” tulis Yulianto.

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham SOHO sejak sesi I, Senin (27/10). Langkah tersebut diambil setelah saham SOHO mencatat kenaikan harga kumulatif yang tajam dalam waktu singkat. Suspensi dilakukan sebagai upaya perlindungan bagi investor agar dapat menilai kembali keputusan investasinya secara lebih hati-hati.

Selama masa suspensi, perdagangan saham SOHO di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dihentikan sepenuhnya. Tujuannya untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar mempertimbangkan informasi yang tersedia sebelum kembali bertransaksi.

Pada perdagangan Jumat, 24 Oktober 2025, saham SOHO melesat 24,81% ke level Rp1.635 per saham. Harga tersebut naik Rp325 dari penutupan sebelumnya di Rp1.310. Sepanjang sesi, saham ini dibuka di level Rp1.425 dan sempat menyentuh titik tertinggi di Rp1.635. Volume perdagangan mencapai 525.900 saham.

Kenaikan tajam itu sekaligus mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun berjalan di level Rp1.635, jauh di atas posisi terendah tahun ini di Rp590 yang terjadi pada 8 April 2025. Dengan kenaikan harga tersebut, nilai kapitalisasi pasar SOHO kini menembus Rp20,75 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harta Djaya Karya (MEJA) Bakal Bagi Saham Bonus dengan Rasio 6:1

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA)...

Imbas Skandal IPO POSA, OJK Bekukan Izin Penjamin Emisi NH Korindo Sekuritas dan Denda Ratusan Juta Rupiah,

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi...

OJK Jatuhkan Sanksi ke SBAT dan Pengendalinya, Tan Heng Lok Dilarang Berkiprah di Pasar Modal 5 Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru