Semen Hijau SIG: Dukungan Kementerian PUPR untuk Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) semakin serius dalam upaya pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Mereka mendorong penggunaan semen ramah lingkungan...
Dalam hal pasokan, Lilik menyebutkan bahwa kapasitas semen Non-OPC di Indonesia mencapai sekitar 93 juta ton. "Pabrik anggota ASI seperti SIG di Narogong sudah memproduksi berbagai jenis semen ramah lingkungan," tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Utama SIG, Donny Arsal, menyambut baik inisiatif Kementerian PUPR. Ia menjelaskan bahwa SIG telah menghadirkan inovasi produk semen hijau yang rendah karbon. "Semen hijau SIG adalah solusi terbaik untuk konstruksi ramah lingkungan yang rendah karbon dan bisa menjadi pilihan utama bagi pemerintah serta pengembang properti," tuturnya.
SIG tidak hanya berinovasi di produk semen, tetapi juga memperkenalkan precise interlock brick. Produk ini memungkinkan pembangunan rumah yang lebih efisien dan ramah gempa. "Contohnya, precise interlock brick telah digunakan dalam pembangunan hunian di IKN dalam waktu 15 hari," kata Donny.
Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat, membantu mengatasi backlog perumahan di Indonesia. Dengan upaya ini, Kementerian PUPR dan SIG berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di seluruh tanah air.
- 1
- 2
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%