back to top

Sempat Disuspensi BEI Gegara Naik Kencang, Saham Ini Bisa Diperdagangkan Lagi!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mulai sesi I pada Rabu, 2 Juli 2025.

Pembukaan kembali perdagangan saham KRAS disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. “Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham KRAS di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 2 Juli 2025,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (2/7/2025).

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham KRAS pada Selasa, 1 Juli 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya cooling down setelah harga saham KRAS melonjak tajam dalam waktu singkat.

“Penghentian sementara perdagangan saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” kata Pande.

Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. BEI menilai kenaikan harga saham KRAS terjadi secara cepat dan signifikan. Pande juga mengingatkan para investor agar selalu memperhatikan informasi yang dibuka oleh emiten.

Pada penutupan perdagangan Senin, 30 Juni 2025, harga saham KRAS naik Rp30 atau setara 31,89% ke level Rp246 per saham. Volume transaksi mencapai 204,65 juta lembar. Total nilai transaksi tembus Rp48,66 miliar dengan frekuensi 11.196 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Inilah 5 Saham Top Gainers dalam Pekan Ini, Ada JAYA, BNBR dan DIVA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama lima...

Ramayana Lestari (RALS) Siap Alihkan 203.513.800 Lembar Saham Hasil Buyback ke Pengendali

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk...

Logisticsplus (LOPI) Raih Kontrak Jasa Angkutan Semen Bag dari SMCB, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT  Logisticsplus International Tbk (LPOI) telah menandatangani perjanjian...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru