SIG Raih Lima Penghargaan Prasetya Ahimsa dari Kementerian ESDM
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) baru-baru ini meraih penghargaan Prasetya Ahimsa dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan ini diberikan kare...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) baru-baru ini meraih penghargaan Prasetya Ahimsa dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan ini diberikan karena SIG berhasil mengelola keselamatan di sektor pertambangan mineral dan batubara. Keberhasilan ini terlihat jelas di Pabrik Tuban, Jawa Timur, dan Pabrik Rembang, Jawa Tengah.
Tiga anak perusahaan SIG juga mendapatkan penghargaan serupa. Mereka adalah PT Semen Padang, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Tuban, dan PT Semen Baturaja Tbk. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno, kepada Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari. Acara ini berlangsung dalam Pertemuan Direksi Perusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara di Trans Luxury Hotel, Bandung, pada Jumat, 25 Oktober 2024.
Reni Wulandari juga berbagi pengetahuan sebagai narasumber dalam sesi diskusi tentang peran pimpinan dalam pengelolaan keselamatan. Dalam presentasinya, Reni menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama bagi SIG. “Keselamatan bagi kami bukan sekadar angka dalam KPI, tetapi tentang menjaga nyawa pekerja dan kebahagiaan keluarganya,” tegas Reni.
SIG mengintegrasikan semua aspek keselamatan dalam operasionalnya. Ini meliputi manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta manajemen mutu, yang disusun sesuai standar yang berlaku. Salah satu inisiatif dari manajemen puncak adalah kebijakan 20 Corporate Life Saving Rules. Kebijakan ini berfungsi sebagai pedoman harian bagi karyawan.
“Rules ini disusun berdasarkan penyebab utama kecelakaan di pabrik semen. Kami identifikasi secara statistik, sehingga dapat menjadi acuan bagi karyawan dalam melaksanakan tugas,” jelas Reni.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...