Sinyal 'Buy On Weakness', Direksi BCA Agresif Borong Saham Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Jajaran direksi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau agresif memborong saham perusahaan pada kuartal I 2026. Aksi belanja ini melibatkan dana hingga miliaran rupiah dari...

Sinyal 'Buy On Weakness', Direksi BCA Agresif Borong Saham Miliaran Rupiah
Bacakan Artikel

Pengamat pasar modal, Rendy Yefta melihat adanya fenomena "salah harga" pada saham BBCA. Saat ini saham BBCA diperdagangkan dengan Price to Earnings Ratio (PER) di kisaran 15 kali.

Valuasi ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan Bank Jago (ARTO) yang memiliki PER sekitar 64 kali. BCA dinilai lebih konsisten mencetak laba puluhan triliun rupiah dan memiliki jaringan kuat.

"Pasar seolah sedang memberi diskon besar kepada saham BBCA," ujar Rendy Yefta.

Rendy menambahkan kenaikan valuasi BBCA berpotensi kembali ke level wajar pada PER 18โ€“20 kali. Target harga menembus Rp 10.000 per lembar dalam beberapa bulan ke depan dinilai sangat realistis.

Sebelumnya, rekor tertinggi atau All-Time High saham BBCA hampir menyentuh Rp 11.000 per lembar. Ruang kenaikan harga masih terbuka lebar mengingat fundamental perusahaan yang sangat kokoh.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2