Soal BI-Rate, Bos BCA: Jangan Sampai Rupiah Kayak Roller Coaster, Bikin Pelaku Usaha Pusing!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 22–23 April 2025. BI-Rate tetap be...

Soal BI-Rate, Bos BCA: Jangan Sampai Rupiah Kayak Roller Coaster, Bikin Pelaku Usaha Pusing!
Bacakan Artikel

"Kalaupun ada depresiasi, asal jangan kayak roller coaster itu yang bisnis kurang nyaman. Karena pusing," ungkap Jahja.

Menurutnya, pergerakan nilai tukar yang terlalu ekstrem bisa menyulitkan pelaku usaha, terutama dalam hal ekspor-impor dan pembayaran valuta asing.

"Mau beli bahan baku, mau impor, mau ekspor, itu dipermainkan pada saat terima foreign exchange-nya, nggak ada kepastian," kata Jahja. "Atau saat harus bayar, tidak ada kepastiannya. Mereka harus lakukan hedging dan lain-lain. Sangat repot lah."

Meski tidak berani memprediksi arah BI rate, Jahja berharap likuiditas perbankan tetap terjaga. Namun, ia mengakui saat ini likuiditas mulai mengetat.

Ia mencontohkan rasio Loan to Deposit (LDR) industri perbankan yang naik dari 84% di 2023 menjadi 89% di akhir tahun lalu.

"Kalau nggak salah, normalnya diharapkan sekitar 82% ya. Nah, jadi 82% ke 89% itu sudah naik 7% di atas yang dikatakan wajar," jelas Jahja.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: