Stockwatch.id Versi penuh
Economic

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan

Oleh John Mbaling 04 Aug 2026 21:17 1 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, tekanan inflasi, serta kebijakan tarif baru Amerika Serikat terhadap sejumlah negara mitra dagang.


 


Penilaian tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 29 Juli 2026. OJK menyebut kondisi sektor keuangan domestik tetap solid berkat dukungan bauran kebijakan fiskal dan moneter yang memadai.


 


Dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (04/8/2026), OJK menyampaikan, Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juli 2026 menilai Sektor Jasa Keuangan (SJK) stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi.


 


Di tingkat global, OJK mencatat ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah gagalnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada awal Juli 2026.


 


Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga minyak dunia dan membuat Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3% dari sebelumnya 3,1%.


 

Sementara di dalam negeri, inflasi Juli 2026 tercatat 2,88% secara tahunan (year on year/yoy). Aktivitas manufaktur juga kembali memasuki zona ekspansi dengan Purchasing Managers' Index (PMI) sebesar 50,2.