Minggu, Januari 11, 2026
25.1 C
Jakarta

STRK Gandeng Naoyoshi, Siap Ekspansi Pasar Minuman Premium di Jepang

STOCKWATCH.ID (DENPASAR)— PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), produsen minuman beralkohol asal Indonesia, resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan Naoyoshi Co., Ltd. dari Jepang.

Kesepakatan ini dilakukan di Singapura pada 3 September 2025 dan menjadi langkah besar pertama STRK untuk merambah pasar Asia di luar Indonesia. STRK menggandeng Naoyoshi untuk membentuk joint venture yang fokus pada segmen minuman beralkohol di Jepang.

Kolaborasi ini akan memanfaatkan jaringan distribusi dan logistik nasional milik Naoyoshi dengan portofolio minuman STRK yang terus berkembang. Fokus utamanya adalah menangkap peluang di pasar Jepang yang tengah naik daun, terutama di kategori ready-to-drink (RTD) serta minuman beralkohol premium lainnya.

Jepang dikenal sebagai trendsetter di Asia untuk industri minuman. Permintaan konsumen terus meningkat karena tren premiumisasi, gaya hidup sehat, serta kebutuhan kepraktisan. Data industri menunjukkan pasar RTD di Jepang tumbuh lebih dari 7% per tahun dalam beberapa tahun terakhir. Pendorong utamanya adalah konsumen muda dan kalangan profesional yang mencari minuman rendah gula, praktis, sekaligus premium.

“Jepang adalah pasar yang sangat strategis bagi kami,” kata Bona Budhisurya, Direktur Utama STRK, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/9/2025.

“Bermitra dengan Naoyoshi memungkinkan kami membawa semangat keterampilan dan inovasi khas Bali ke Jepang, sekaligus memanfaatkan keahlian mereka yang telah terbukti dalam distribusi, logistik, dan akses pasar,” lanjut dia.

Lewat kemitraan ini, kedua perusahaan akan berfokus pada empat hal utama. Pertama, membangun fasilitas produksi lokal di Jepang untuk menekan biaya ekspor dan mempercepat distribusi. Kedua, memperluas jaringan distribusi dengan memanfaatkan infrastruktur Naoyoshi hingga ke kota-kota regional di luar Tokyo dan Osaka. Ketiga, memperkuat pemasaran dan membangun merek dengan narasi khusus Jepang yang menggabungkan budaya Bali dengan estetika Jepang. Keempat, memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi ketat di industri minuman beralkohol Jepang.

Bagi STRK, joint venture ini menjadi pintu masuk ke salah satu pasar minuman paling menguntungkan di Asia. Selain meningkatkan penjualan dan efisiensi operasional, langkah ini juga akan memperkuat visibilitas merek di tingkat global.

Sementara itu, bagi Naoyoshi, kerja sama ini memperluas portofolio mereka di luar bisnis logistik. Perusahaan asal Jepang ini akan terjun ke sektor makanan dan minuman bernilai tambah, sekaligus membuka peluang investasi bersama di teknologi cold-chain dan sistem manajemen gudang berbasis data untuk meningkatkan efisiensi.

“Dengan menggabungkan kapabilitas logistik dan distribusi milik Naoyoshi dengan produk dan merek STRK, kami bertujuan membangun jaringan yang kuat dan merata di seluruh Jepang serta membuka jalur menuju pasar Asia Timur lainnya,” tambah Bona Budhisurya.

Naoyoshi Co., Ltd. berdiri pada 2009 dengan bisnis utama pergudangan bersuhu ruang maupun dingin, serta armada truk khusus industri makanan. Perusahaan ini melayani berbagai merek makanan dan minuman besar di Jepang. Mereka juga mengoperasikan pusat data yang mendukung sistem manajemen gudang berbasis cloud (Warehouse Management Systems/WMS).

Setelah penandatanganan LOI ini, STRK dan Naoyoshi akan melanjutkan ke tahap finalisasi perjanjian joint venture yang mengikat dalam beberapa bulan ke depan. Kesepakatan tersebut akan mencakup komitmen modal, target operasional, hingga strategi brand sebelum peluncuran resmi.

STRK memandang Jepang sebagai pintu masuk ekspansi ke Asia Timur. Setelah pasar Jepang, langkah selanjutnya berpotensi merambah Korea Selatan, Taiwan, dan Tiongkok.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Investor Telkom (TLKM) Melejit di Akhir 2025, Danantara Genggam Kendali 52,09%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)...

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

Ekspansi Rumah Tapak, Pengendali Diamond Citra (DADA) Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru