Struktur Pemegang Saham DCII Akhir 2025: Otto Toto Sugiri Kuasai 29,9%, Anthoni Salim Pegang 11%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT DCI Indonesia Tbk (DCII) merilis perubahan struktur pemegang saham untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Otto Toto Sugiri tetap mengukuhkan posisinya sebagai...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT DCI Indonesia Tbk (DCII) merilis perubahan struktur pemegang saham untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Otto Toto Sugiri tetap mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham pengendali terbesar. Ia memiliki 712.784.905 lembar saham atau setara 29,9% dari total saham perusahaan.
Laporan ini resmi disampaikan manajemen melalui keterbukaan informasi bursa pada Senin (5/1/2026). Perusahaan mencatat total saham tercatat mencapai 2.383.745.900 lembar. Selain Otto, Marina Budiman juga menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 22,51%.
Komisaris perusahaan tersebut menggenggam sebanyak 536.505.149 lembar saham. Han Arming Hanafia menyusul sebagai pengendali ketiga dengan porsi 14,11% atau 336.352.227 lembar. Secara keseluruhan, total saham pengendali mencapai 66,52%.
Tokoh bisnis Anthoni Salim tetap memiliki pengaruh besar dalam emiten pusat data ini. Ia menguasai 11,12% kepemilikan melalui kepemilikan 265.033.461 lembar saham. Porsi kepemilikan Anthoni Salim tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya.
Masyarakat memiliki porsi kepemilikan gabungan sebesar 22,36% dalam struktur modal perusahaan. Rinciannya terdiri atas pemegang saham masyarakat warkat sebesar 3,81% dan pemegang saham non-warkat sebesar 18,55%. Saham free float tercatat sebanyak 442.168.200 lembar atau setara 18,55%.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...