back to top

Sukses Tembus Pasar Global, Merek Fesyen Lokal Hijasmita Makin Bersinar Berkat Pendampingan BRI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Scarf dan hijab kini bertransformasi menjadi medium ekspresi berbalut cerita kearifan lokal. Transformasi apik ini sukses diwujudkan oleh Hijasmita. Merek fesyen asal Jakarta Timur ini meracik keindahan Nusantara melalui desain scarf dan outer bergaya modern. Kesuksesan mereka menembus pasar internasional tak lepas dari peran aktif PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Mita merintis Hijasmita pada awal 2019. Ia memulai usaha ini usai berhenti dari pekerjaannya pada akhir 2018. Mita ingin tetap produktif dengan membangun bisnis fesyen secara mandiri. Tren hijab cetak atau printing yang sedang naik daun menjadi inspirasi utamanya saat itu.

Nama Hijasmita berasal dari kata Asmita. Kata ini bermakna hijrah atau perubahan jalan hidup menuju arah yang lebih baik. Sejak awal berdiri, produk Hijasmita sangat mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Seluruh proses produksi memanfaatkan sisa kain secara maksimal sehingga tidak ada material terbuang percuma.

Desain karya Mita memiliki ciri khas tersendiri. Ia mengangkat ornamen lokal khas Jakarta seperti gigi balang, langkan, dan padi ke dalam gaya modern. Karyanya sukses masuk ke berbagai pusat perbelanjaan ternama hingga merambah pasar Bali. Produk lokal ini bahkan sudah diekspor ke Korea dan Malaysia.

Bisnis Mita makin melesat saat ia bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta. Ia juga mengikuti program BRIncubator dari BRI pada tahun 2023. Program ini memberikan pendampingan intensif seputar pemasaran, pembentukan citra merek, digitalisasi, hingga pengelolaan keuangan.

“Materinya sangat aplikatif. Kita nggak cuma dikasih teori, tapi benar-benar diajak diskusi sesuai masalah usaha yang lagi kita hadapi,” kata Mita.

Proses evaluasi selama program membuat Mita mengambil keputusan strategis baru. Ia mulai fokus memproduksi dan mengembangkan busana luaran atau outer. Langkah ini diambil karena pasar outer jauh lebih luas dibanding sekadar hijab. Meskipun begitu, identitas budaya Nusantara tetap menjadi daya tarik utama Hijasmita.

Dukungan permodalan dan pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen perbankan pelat merah tersebut. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan Rumah BUMN memang berfungsi sebagai wadah kolaborasi. Fasilitas ini hadir secara khusus untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing para pelaku usaha kecil menengah.

BRI terus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif secara berkelanjutan di seluruh penjuru negeri. Bank BUMN ini tercatat telah membina 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah. Mereka juga sukses menggelar lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kisah pelaku usaha Hijasmita jadi kisah inspiratif yang dapat direplika oleh pelaku usaha lainnya di berbagai daerah,” tutup Akhmad.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Banjir Hadiah Rp10 Miliar, KISI Challenge: The Next Wave Resmi Berakhir Meriah

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia...

MR.D.I.Y. Indonesia Buka Flagship Store Kedua di Bekasi, Boyong 18.000 Produk

STOCKWATCH.ID (BEKASI) – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY)...

Gandeng Visa, Bank Mandiri Bagikan Tiket Nonton FIFA World Cup 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Mandiri memperkuat ekosistem pembayaran digital...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru