Survei Perbankan BI: Responden Prediksi Kredit Tumbuh 8,9% pada 22023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Para responden dalam survei Perbankan Bank Indonesia (BI) optimistis kredit tetap tumbuh tahun ini. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai 8,9% secara...
Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan I 2023, kata Erwin, diproyeksi tumbuh melambat dibandingkan pada triwulan sebelumnya. Perlambatan pertumbuhan tersebut terindikasi dari SBT pertumbuhan DPK sebesar 31,3%, lebih rendah dibandingkan 82,1% pada triwulan sebelumnya (Grafik 9). Pertumbuhan DPK yang melambat disinyalir terjadi pada jenis instrumen giro dan tabungan. Keduanya memiliki SBT yang lebih rendah dari periode sebelumnya namun masih tercatat positif masing-masing sebesar 21,2% dan 86,5%. Adapun pertumbuhan deposito ditaksir meningkat dari triwulan sebelumnya. Hal itu terindikasi dari SBT positif sebesar 33,9%, berbalik dari periode sebelumnya yang tercatat negatif sebesar -2,6%.
“Prakiraan Kredit Responden memprakirakan outstanding kredit sampai dengan akhir tahun 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar 8,9% (yoy). Walaupun tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 11,2% (yoy, angka sementara s.d. November 2022), namun lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan pada 2021 sebesar 5,2% (yoy),” jelasnya
Pertumbuhan DPK sampai dengan akhir tahun 2023 diprakirakan masih cukup tinggi. Hal ini tercermin dari SBT prakiraan penghimpunan DPK tahun 2023 yang tercatat sebesar 59,3%. Masih bernilai positif meski lebih rendah dibandingkan SBT 82,1% pada tahun sebelumnya.
- 1
- 2
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- ACES Bukukan Laba Rp390,3 Miliar pada Semester I 2026, Ekspansi AZKO Capai 276 G...
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...