STOCKWATCH.ID, JAKARTA — PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) siap membagikan dividen tunai tahun buku 2025. Total nilai dividen mencapai Rp74,73 miliar. Keputusan ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada Senin, 16 Maret 2026.
Emiten berkode saham SANF ini membukukan laba bersih sebesar Rp249,14 miliar sepanjang 2025. Perusahaan mengalokasikan sekitar 30% dari laba tersebut untuk pemegang saham. Sisanya, sebanyak Rp174,38 miliar, ditetapkan sebagai laba ditahan.
“Membagikan jumlah sebesar Rp 74.735.058.710,00 sebagai dividen tunai,” tulis Sandra Puspowinahyu, Legal & Compliance Section Head SANF, dalam laporan keterbukaan informasi, dikutip Selasa (17/3/2026).
Dari total dividen tersebut, SANF telah menyetor dividen interim sebesar Rp22,42 miliar pada 23 Oktober 2025. Dengan demikian, sisa dividen tunai yang akan dibayarkan mencapai Rp52,31 miliar. Manajemen menjadwalkan pembayaran final paling lambat pada 18 Mei 2026.
Selain pembagian keuntungan, RUPST juga menyetujui alokasi dana cadangan sebesar Rp25 juta. RUPST juga meratifikasi laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumasi, Rianto & Rekan (PwC).
Para pemegang saham kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wempy Kunto Wiambodo. Ia tetap menjabat sebagai Presiden Direktur SANF. Masa jabatan pengurus ini berlaku hingga penutupan RUPST tahun buku 2027 pada 2028 mendatang.
Berikut susunan Direksi dan Dewan Komisaris SANF hasil RUPST 2026:
Direksi:
- Presiden Direktur: Wempy Kunto Wiambodo
- Direktur: Handri Susanto
- Direktur: Maria Inawati Bernard
- Direktur: Kiyoshi Kuribara
Dewan Komisaris:
- Presiden Komisaris: Hamdani Dzulkarnaen Salim
- Komisaris: Arietta Adrianti
- Komisaris: Takashi Araki
- Komisaris Independen: Buntoro Muljono
- Komisaris Independen: Handoko Pranoto
Penunjukan Maria Inawati Bernard, Hamdani Dzulkarnaen Salim, dan Takashi Araki akan efektif setelah lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
