Telat Setor Laporan Keuangan, BEI Sanksi 50 Emiten dan Denda 48 Perusahaan Rp150 Juta
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 50 emiten. Puluhan perusahaan ini terlambat menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2025. Otoritas bursa m...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 50 emiten. Puluhan perusahaan ini terlambat menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2025. Otoritas bursa memberikan sanksi mulai dari peringatan tertulis hingga denda uang.
Berdasarkan pengumuman BEI pada Senin, 19 Januari 2026, sebanyak 48 perusahaan tercatat menerima Peringatan Tertulis III. Selain itu, masing-masing emiten tersebut harus membayar denda sebesar Rp150 juta. Sanksi ini berlaku bagi perusahaan yang tidak menyertakan laporan Akuntan Publik hingga batas waktu 30 Desember 2025.
Daftar perusahaan yang didenda antara lain PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), dan PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM). Nama lain seperti PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) dan PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) juga masuk dalam daftar tersebut.
Bursa juga memberikan Peringatan Tertulis I kepada dua emiten lainnya. Perusahaan tersebut adalah PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Keduanya belum menyerahkan laporan keuangan periode 30 September 2025 yang diaudit oleh Akuntan Publik hingga 2 Januari 2026.
Status penyampaian ini mengacu pada ketentuan penyampaian laporan keuangan interim. "48 Perusahaan Tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2025 yang tidak disertai laporan Akuntan Publik hingga tanggal 30 Desember 2025 (dikenakan Peringatan Tertulis III dan Denda Rp150 juta," tulis BEI dalam dokumen resminya.
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- SIMP Kantongi Laba Rp874 Miliar di Semester I 2026, Penjualan CPO Melonjak 15%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- IHSG Ditutup Naik 49,762 Poin ke 6.236,126, Mayoritas Saham dan Bursa Asia Mengh...
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...