spot_img

Tambah Investasi, 1 Inti Dot Com Borong 10,199 Juta Saham DIVA, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT 1 Inti Dot Com, salah satu pemegang saham PT Distributor Voucher Indonesia Tbk (DIVA) menambah kepemilikan dengan memborong sebanyak 10.199.600 lembar (0,71%) saham emiten distributor produk telekomunikasi ini melalui Bursa Efek Indonesia senilai Rp2,2 miliar.

Transaksi dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2025 dengan pembelian masing-masing sebanyak 7.143.900 lembar, 495.400 lembar, serta 2.560.300 lembar. Harga pembelian saham DIVA di kisaran Rp196-Rp218 per lembar.

Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan  PT 1 Inti Dot Com atas DIVA naik menjadi 310.199.600 (21,71%) dari sebelumnya 300.000.000 (21%) saham.

“Tujuan 1 Inti Dot Com membeli saham DIVA adalah untuk menambah investasi langsung di saham emiten distributor alat telekomunikasi tersebut,” tulis Direksi dalam keterangan tertulis, Kamis 16 Oktober 2025.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 16 Oktober 2025, saham DIVA ditutup  naik 6,67% menjadi Rp208 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp195. Selama perdagangan 1 Oktober 2025 hingga 16 2025, harga saham DIVA telah melonjak sebesar 51,82%, dari Rp137 per unit menjadi Rp208 per unit.

Seperti diketahui, DIVA adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2004. Pada tahun 2018, perseroan merilis Smart Outlet, sebuah alat yang dapat memproses berbagai pembayaran tunai dan non-tunai yang didesain untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil dan menengah.

SOS juga menyediakan produk digital, seperti pulsa, voucher game online, tiket kereta, dan lainnya. Perusahaan juga turut mengembangkan Intelligent Instant Messaging (IIM), sebuah platform penjualan lewat pesan instan.

Perusahaan tersebut memiliki empat anak perusahaan, baik langsung maupun tidak langsung, yaitu PT Multidaya DInamika, PT Surprise Indonesia, PT Anugrah Wicaksana Digital, dan PT Alphanovation Digital Teknindo (Pawoon). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Percepat Penanganan Manipulasi Saham, OJK Rampungkan Pemeriksaan 17 Kasus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat penanganan...

OJK Optimistis Target Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 Triliun pada 2026 Tercapai

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap optimistis...

Jelang Review MSCI November 2026, OJK dan SRO Perkuat Reformasi Pasar Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru