Tensi Geopolitik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Kian Membara
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia berakhir membara pada penutupan perdagangan Jumat (16/2/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (17/2/2024) WIB. Meroketnya harga komoditas tersebut dipicu ol...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia berakhir membara pada penutupan perdagangan Jumat (16/2/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (17/2/2024) WIB. Meroketnya harga komoditas tersebut dipicu oleh kian memanasnya tensi geopolitik di Kawasan Timur Tengah.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2024 ditutup naik sebesar US$1,16, atau sekitar 1,49%, menjadi US$79,19 per barel di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April 2024 berakhir meningkat sebesar 61 sen, atau sekitar 0,74%, menjadi US$83,47 per barel di London ICE Futures Exchange.
Dalam sepekan terakhir, terjadi kenaikan harga minyak WTI sekitar 3%, sementara harga minyak Brent naik sekitar 1%. Lonjakan ini terjadi seiring dengan eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Hezbollah dilaporkan telah menembakkan puluhan roket ke wilayah utara Israel sebagai balasan atas terbunuhnya 10 warga sipil di selatan Lebanon.
Meskipun harga minyak naik, laporan dari International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa permintaan minyak mentah global kehilangan momentum pada tahun 2024. Permintaan diperkirakan hanya akan mencapai 1,22 juta barel per hari. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya sebesar 1,24 juta barel per hari. Meskipun demikian, ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang mendominasi pergerakan harga minyak dunia saat ini.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro