The Fed Diproyeksikan Turunkan Suku Bunga, Inflow Asing ke Indonesia Bisa Meningkat
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akan memangkas suku bunga acuan Fed Funds Rate (FFR) dua kali hingga akhir tahu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akan memangkas suku bunga acuan Fed Funds Rate (FFR) dua kali hingga akhir tahun. Setiap penurunan diproyeksikan sebesar 25 basis poin (bps). Total penurunan mencapai 50 bps, sehingga FFR bisa turun ke kisaran 3,75%–4,00% dari level saat ini 4,25%–4,50%.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan prospek pelonggaran kebijakan moneter The Fed sejalan dengan pelemahan permintaan domestik di AS dan tren inflasi yang terus menurun. “Kami perkirakan Fed Funds Rate pada semester kedua ini akan turun dua kali. Probabilitasnya semakin tinggi,” ujar Perry dalam Konferensi Pers Hasil RDG-BI, Rabu (20/8).
Meski begitu, Perry menegaskan ketidakpastian global tetap tinggi. Salah satunya berasal dari kebijakan tarif resiprokal AS yang berlaku sejak 7 Agustus 2025. Kebijakan ini mencakup 70 negara dari sebelumnya 44 negara, dengan beban lebih tinggi bagi mitra dagang utama, termasuk India dan Swiss. Kebijakan proteksionisme tersebut berpotensi menekan volume perdagangan global dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di bawah 3% pada 2025–2026.
Nada Dovish Powell Buka Ruang Pelonggaran BI
Pernyataan bernada dovish dari Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam simposium Jackson Hole memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September 2025. Jika The Fed memangkas FFR, Bank Indonesia diperkirakan akan menjaga diferensial suku bunga untuk stabilitas nilai tukar rupiah.
- test
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street