Tren Suku Bunga Naik, Bibit.id Rekomendasikan SBR012 sebagai Pilihan Investasi Menguntungkan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang tahun 2022 sampai awal 2023, Bank Indonesia (BI) tercatat telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak enam kali, dari yang awalnya 3,5% menjadi 5,75% pada Januari 202...
Dengan adanya dua tipe ini, Angie menyampaikan bahwa SBR012 merupakan alternatif investasi yang cocok dan menguntungkan untuk investor jangka pendek dan menengah karena apabila suku bunga acuan BI naik, imbal hasil kedua seri SBN ini juga akan ikut naik. Apabila suku bunga acuan BI turun, batas minimal imbal hasilnya tetap 6.15% per tahun untuk SBR012-T2 dan 6.35% per tahun untuk SBR012-T4, tidak kurang dari itu.
Masyarakat bisa berinvestasi SBR012 di Bibit dengan minimal pembelian Rp1 juta dan kelipatan 1 juta serta maksimal pembelian Rp5 miliar untuk SBR012-T2 dan Rp10 miliar untuk SBR012-T4. Selain imbal hasilnya yang menguntungkan, investor SBR012 dengan nilai investasi minimal Rp2 juta juga dapat mencairkan investasinya maksimal sebesar 50% sebelum jatuh tempo pada periode Early Redemption. Untuk SBR012-T2 dapat dicairkan sebesar maksimal 50% setelah satu tahun, sedangkan SBR012-T4 dapat dicairkan sebesar maksimal 50% setelah dua tahun berinvestasi.
Untuk berinvestasi SBN di Bibit, caranya sangat mudah. Investor cukup mengklik icon atau banner โSurat Berharga Negara (SBN)โ di homepage aplikasi maupun website Bibit. Dalam hal ini, Bibit bermitra dengan Stockbit Sekuritas untuk mengelola pencatatan dan penyimpanan Rekening Dana Investor SBN milik investor. Nantinya, setelah investor melakukan pembayaran untuk transaksi SBN, investor akan menerima bukti transaksi berupa Bukti Penerimaan Negara (BPN). Di dalam BPN, terdapat Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) yang diterbitkan langsung oleh negara serta menjadi bukti kepemilikan SBN yang dibeli.
Sebagai Mitra Distribusi penjualan SBN yang secara resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI, Bibit terus mendorong para investor untuk berinvestasi di produk SBN dan turut serta membangun negeri. โMelalui berbagai upaya yang kami lakukan, Bibit juga berhasil menjadi Mitra Distribusi kategori fintech dengan penjualan terbanyak pada penawaran Sukuk Ritel seri ST009 (11-30 November 2022), Obligasi Negara Ritel seri ORI022 (26 September-20 Oktober 2022), dan Surat Berharga Syariah Negara ritel seri SR017 (19 Agustus-14 September 2022) yang lalu,โ tutup Angie.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...