Trisula Textile (BELL) Bidik Penjualan Tumbuh 8% pada 2026, Ini Strategi Manajemen
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membidik penjualan sebesar Rp694,98 miliar pada tahun 2026. Target ini sekitar 8% lebih tinggi dari proyeksi penjualan BELL...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membidik penjualan sebesar Rp694,98 miliar pada tahun 2026. Target ini sekitar 8% lebih tinggi dari proyeksi penjualan BELL tahun 2025 sebesar Rp643,5 miliar.
Seperti tergambar dalam materi paparan publik insidentil yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 22 Januari 2026, untuk mencapai target penjualan tersebut di atas, Manajemen Perseroan akan memodernisasi mesin dengan teknologi canggih untuk efisiensi produksi.
Selain itu, Perseroan juga akan mengembangkan produk inovatif yang selaras dengan kebutuhan pasar, serta Mendirikan Trisula Innovation Center (TIC) untuk mendorong inovasi terintegrasi di sektor tekstil dan garmen.
Manajemen Perseroan juga mengkonsolidasikan back office untuk efektivitas operasional yang lebih baik dan secara rutin menghadirkan produk baru di divisi ritel untuk meningkatkan pangsa pasar.
Sekedar informasi, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) merupakan bagian dari ekosistem terintegrasi PT Trisula International Tbk (TRIS: IJ) yang telah berpengalaman lebih dari 50 tahun di industri tekstil dan garmen.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem