Triwulan I 2026, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Penjualan Batubara 6,8 Juta Ton
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau disebut ITM menargetkan total volume produksi batubara sebesar 5,1 juta ton, dan total volume penjualan sebesar 6,8 juta ton pada ku...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau disebut ITM menargetkan total volume produksi batubara sebesar 5,1 juta ton, dan total volume penjualan sebesar 6,8 juta ton pada kuartal I 2026. Hal itu dikemukakan Teuku Parvinanda, Corporate Communication ITMG.
Pada tahun 2025, strategi Perusahaan difokuskan pada penguatan ketahanan operasional dan disiplin biaya di seluruh kegiatan pertambangan, dan pembangunan fondasi yang solid bagi pengembangan bisnis jangka panjang.
Salah satu fokus pengembangan pada operasional bisnis inti adalah penguatan berkelanjutan klaster Melak melalui struktur manajemen integrasi sejumlah tambang Perusahaan yang menciptakan pemanfaatan bersama sumberdaya dan infrastruktur, dan efisiensi organisasi. Penerapan strategi ini akan berkontribusi terhadap pelaksanaan operasional yang lebih konsisten serta pengawasan yang lebih efektif atas seluruh aktivitas pertambangan.
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%