STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka saham Amerika Serikat bergerak sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin malam (8/12/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (9/12/2025) WIB. Sentimen positif ini muncul setelah Presiden Donald Trump memberikan restu kepada Nvidia untuk menjual cip H200 ke China. Kesepakatan ini memberikan keuntungan besar bagi pemerintah AS.
Mengutip CNBC International, kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average terpantau bergerak datar di sekitar garis impas. Sementara itu, kontrak berjangka S&P naik 0,1%. Nasdaq 100 juga mencatatkan kenaikan hampir 0,2%.
Adapun indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York melemah 215,67 poin atau -0,45% menjadi 47.739,32. Indeks S&P 500 (SPX) ditutup di 6.846,51 setelah turun 23,89 atau -0,35%.
Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, turun ke 23.545,904. Koreksinya mencapai 32,224 atau -0,14%.
Saham Nvidia melonjak 2,2% dalam perdagangan setelah jam kerja. Kenaikan ini terjadi menyusul unggahan di media sosial Truth Social pada Senin malam. Unggahan tersebut menyatakan raksasa pembuat cip itu bisa mengirimkan cip H200 kepada pelanggan yang disetujui di China dan tempat lain.
Syarat utama dari izin tersebut cukup ketat. Seperempat dari hasil penjualan cip tersebut wajib disetorkan kepada pemerintah AS. Trump menulis Presiden China Xi Jinping merespons positif kesepakatan tersebut.
CEO Nvidia Jensen Huang diketahui telah bertemu dengan Trump pekan lalu. Kesepakatan ini menandai kemenangan bagi raksasa teknologi tersebut setelah berbulan-bulan melakukan pembicaraan dagang yang alot.
Pada sesi perdagangan reguler hari Senin, saham teknologi tampil sebagai juara. Dari 11 sektor S&P 500, sektor teknologi menjadi satu-satunya yang ditutup di zona hijau. Kenaikan ini didorong oleh penguatan sejumlah nama besar di industri semikonduktor.
Saham Broadcom naik hampir 3%. Nvidia dan Microsoft masing-masing bertambah sekitar 2%. Penguatan ini terjadi setelah adanya laporan dari The Information. Laporan tersebut menyebutkan Microsoft sedang mempertimbangkan untuk merancang cip khusus bersama Broadcom.
Fokus pedagang minggu ini tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve yang sangat dinanti pada hari Rabu. Ini akan menjadi keputusan kebijakan moneter terakhir tahun ini. Pasar bertaruh bank sentral akan menurunkan suku bunga pinjaman utamanya sebesar seperempat poin persentase lagi.
Data dari alat CME FedWatch menunjukkan probabilitas pemangkasan suku bunga semakin kuat. Peluang penurunan kini mencapai 89%, naik signifikan dari posisi di bawah 67% sekitar sebulan yang lalu.
Analis investasi AS di eToro, Bret Kenwell, memberikan pandangannya terkait situasi ini. Ia menilai komentar bank sentral akan sangat krusial bagi pergerakan pasar ke depan.
“Meskipun pemangkasan suku bunga terasa hampir pasti pada saat ini, proyeksi ekonomi The Fed dan komentar Ketua Powell akan memainkan peran besar dalam bagaimana pasar bereaksi, tidak hanya minggu ini, tetapi kemungkinan bisa menentukan arah untuk sisa bulan ini,” ujar Bret Kenwell.
Investor kini berharap adanya dorongan semangat dari bank sentral. Mereka menantikan sinyal positif untuk menutup tahun dengan keuntungan.
“Setelah penurunan saham dan kripto baru-baru ini, investor yang berani mengambil risiko berharap The Fed akan memuluskan jalan untuk reli akhir tahun daripada menyiram air dingin pada pemulihan baru-baru ini,” tambah Kenwell.
Kenwell juga mencatat The Fed sedang menyeimbangkan berbagai faktor menjelang keputusannya. Tantangan tersebut meliputi inflasi yang masih membandel serta lanskap makroekonomi yang mendung. Selain itu, ada data ekonomi yang tertunda akibat penutupan pemerintah AS yang memecahkan rekor serta ekspektasi terhadap ketua baru.
“Ada banyak bagian yang bergerak bagi The Fed pada tahun 2026. Itu memunculkan pertanyaan kunci: Akankah The Fed mampu memberikan nada akomodatif jika faktor-faktor ini berlanjut hingga 2026, atau akankah mandat gandanya membuat para pejabat dovish tetap terkendali?” katanya.
Selain kebijakan moneter, investor minggu ini akan mencermati laporan pendapatan perusahaan. Pemain kunci kecerdasan buatan seperti Oracle dan Broadcom dijadwalkan merilis kinerjanya. Laporan dari peritel besar seperti Costco dan Lululemon juga akan menjadi perhatian pasar.
