Trump Beri Ultimatum ke Iran, Bursa Asia Ditutup Bervariasi
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (6/4/2026). Investor memantau ketat perkembangan konflik di Timur Tengah. Sentimen pasar terpengar...
Homin Lin, Ahli Strategi Makro Senior di Lombard Odier, menilai pasar akan tetap bergejolak. Investor cenderung berhati-hati dalam merespons setiap berita utama yang muncul.
โSelama penantian cemas akan kejelasan akhir permainan Iran berlanjut, pasar kemungkinan akan tetap volatil,โ ujar Lin dalam wawancara dengan CNBC.
Ia menambahkan aset berisiko berpotensi jatuh lebih dalam jika Trump benar-benar menyerang jaringan listrik dan infrastruktur Iran. Namun, ada sedikit harapan dari laporan Axios mengenai pembicaraan damai. Washington dan Teheran dikabarkan sedang membahas potensi gencatan senjata selama 45 hari melalui mediator negara-negara Teluk.
- 1
- 2
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem